Kemoterapi

Kemoterapi sering disebut juga “Kemo” adalah terapi dengan cara pemberian obat melalui aliran darah yang berpengaruh keseluruh tubuh.  Tujuannya untuk menghancurkan sel kanker yang sudah tumbuh hingga keakarnya dan sel-sel kanker yang mungkin telah menyebar ke bagian lain dari tubuh serta mencegah kanker tumbuh kembali.

 

Pengobatan kemoterapi diberikan kepada penderita semua jenis kanker dengan cara di-infus.  Kemoterapi disesuaikan dengan jenis kanker, stadium, dan kesehatan penderita.  Jika penderita mengalami gangguan pada fungsi organ tubuh penting seperti Liver atau gangguan pada darah maka kemoterapi ditangguhkan sementara waktu hingga semua fungsi mencapai normal dan kondisi tubuh penderita dinyatakan mampu menerima obat kemoterapi.

 Pada penderita kanker payudara tahap atau stadium awal, kemoterapi diberikan segera setelah penderita menjalani Masterktomy atau operasi pengangkatan payudara.  Tujuannya untuk menghancurkan sisa sel-sel kanker yang mungkin tertinggal setelah operasi dan mencegah resiko penyebaran kanker dan resiko kanker tumbuh kembali.  Istilah kedokteran disebut “Adjuvant” kemoterapi.

Pendertita kanker payudara stadium lanjut kemoterapi diberikan sebelum operasi dengan tujuan untuk mengecilkan kanker dan menghancurkan sel-sel kanker sebanyak mungkin.  Kemoterapi ini disebut “Neoadjuvant” kemoterapi.

Beberapa tahun lalu saya menjalani 6 seri atau 6 kali kemoterapi.  Dokter memberi obat kemoterapi merk Taxotere dikombinasi dengan Doxorubicine dan cairan pelarut sebagai bahan pencampur kedua obat tersebut sehingga dapat masuk ke aliran darah melalui jarum infus.  Dan beberapa obat pendukung lainnya.  Proses pemberian obat kemoterapi berjalan kurang lebih 10 jam dan dilakukan setiap 3 minggu sekali jika tidak ada hambatan.  Saya sempat mengalami penundaan karena karena saya mengalami gangguan fungsi Liver dan hasil Test Hematologi menunjukan Hemoglobin saya dibawah normal.

 

Efek samping Kemoterapi. 

Tidak semua penderita yang menjalani kemoterapi mengalami semua efek samping ini dibawah ini.  Namun ada beberapa efek samping dibawah ini yang dirasakan oleh semua penderita.

 

  • Dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh
  • Diare
  • Jumlah sel darah putih menurun
  • Lemas dan lelah
  • Mata berair
  • Mati rasa pada jari tangan dan kaki (Neuropati)
  • Gangguan hormonal yang mengakibatkan menstruasi tidak teratur, terjadi mati haid selama Kemoterapi.  Pada beberapa kasus, karena faktor tertentu menstruasi dapat berhenti permanen.
  • Luka pada tenggorokan.  Saya alami pada pasca kemo terakhir atau ke 6, hingga tidak dapat menelan makanan selama beberapa hari.
  • Mual yang amat sangat
  • Muntah-muntah
  • Nyeri pada otot, tulang, dan sendi
  • Gangguan fungsi reseptor rasa pada lidah, mengakibatkan rusaknya fungsi indra pengecap.  Saya alami, ketika itu saya hanya merasakan rasa asin pada semua masakan yang saya konsumsi.
  • Gangguan pada kulit.  Kulit menjadi kering, kusam, dan kehitaman.
  • Kuku tangan dan kuku kaki menjadi kering dan berwarna kuning pucat cenderung kehitaman.
  • Rambut rontok, termasuk alis, bulu mata dan rambut pada semua bagian tubuh.
  • Reaksi alergi.  Dokter memberikan obat anti alergi selama kemoterapi berlangsung hingga beberapa hari setelahnya.
  • Rentan terhadap infeksi
  • Sariawan, sekeliling lidah menjadi berwarna hitam.  Dialami oleh teman saya seorang pejuang kanker payudara.
  • Sembelit

Betapa sakitnya efek samping yang diakibatkan oleh kemoterapi, ketika itu sempat mematahkan semangat saya untuk melanjutkan kemoterapi.  Efek samping ini hanya sementara waktu selama pengobatan kemoterapi dan dapat diatasi dengan berbagai cara seperti minum jus buah tertentu.  Semua efek samping itu akan berangsur sembuh dan akan kembali normal.  Mengonsumsi obat-obatan herbal selama kemoterapi dan Radioterapi saya lakukan dengan seijin dokter onkologi yang menangani penyakit saya.

 (Sumber:  dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi)

adminAbout admin
Senangnya berbagi.

Comments

  1. junaedi says:

    terma kasih, artikel yang bagus dan sangat membantu. semoga ibu selalu sehat

Speak Your Mind

Spam Protection by WP-SpamFree