The Colors of my Lifetastic

The Colors of my Lifetastic

Kemoterapi

Kemoterapi dan Tujuannya

Obat Kemoterapi
Obat Kemoterapi

Kemoterapi adalah terapi dengan cara pemberian obat melalui aliran darah yang akan berpengaruh keseluruh tubuh dengan tujuan untuk menghancurkan sel kanker yang sudah tumbuh hingga keakarnya dan sel-sel kanker yang mungkin telah menyebar ke bagian lain dari tubuh serta mencegah kembalinya pertumbuhan kanker.

Kemoterapi diberikan kepada penderita semua jenis kanker, disesuaikan dengan jenis kanker, stadium, dan kondisi kesehatan penderita. Jika penderita mengalami gangguan pada fungsi organ tubuh seperti Liver, Paru-paru, dan Jantung, atau gangguan pada darah maka Kemoterapi ditangguhkan sementara waktu untuk menjalani pengobatan hingga semua fungsi mencapai normal dan kondisi tubuh penderita dinyatakan mampu menerima obat kemoterapi.

Jenis Kemoterapi

Adjuvant Kemoterapi

Adjuvant Kemoterapi diberikan kepada penderita kanker payudara tahap awal atau stadium awal.  Kemoterapi diberikan segera setelah penderita menjalani operasi atau Masterktomi.  Tujuannya untuk menghancurkan sisa sel-sel kanker yang mungkin tertinggal setelah operasi dan mencegah resiko penyebaran dan resiko kanker tumbuh kembali.  

Neoadjuvant Kemoterapi

Neoadjuvant Kemoterapi diberikan kepada pendertita kanker payudara stadium lanjut.  Kemoterapi diberikan sebelum operasi dengan tujuan untuk mengecilkan kanker dan menghancurkan sel-sel kanker sebanyak mungkin. 

Efek Samping Kemoterapi

Efek samping Kemoterapi hanya sementara waktu selama Kemoterapi dan tidak semua penderita merasakan efek samping yang sama.  Efek samping yang umum dirasakan oleh penderita adalah kerontokan rambut pada kepala dan pada seluruh bagian tubuh.

Efek samping Kemoterapi:

  • Kerontokan rambut pada kepala dan pada seluruh bagian tubuh.
  • Mual yang amat sangat dan muntah-muntah
  • Tubuh menjadi lemah dan lelah.
  • Gangguan pada kulit. Kulit menjadi kering, kusam, dan kehitaman.
  • Gangguan fungsi reseptor rasa pada lidah, mengakibatkan rusaknya fungsi indra pengecap.
  • Gangguan hormonal yang mengakibatkan menstruasi tidak teratur dan pada beberapa kasus terjadinya mati haid.
  • Luka pada tenggorokan
  • Dehidrasi atau kurangnya cairan tubuh
  • Diare
  • Jumlah sel darah putih menurun
  • Mata berair
  • Mati rasa pada jari tangan dan kaki (Neuropati)
  • terjadi mati haid selama Kemoterapi. Pada beberapa kasus, karena faktor tertentu menstruasi dapat berhenti permanen.
  • Nyeri pada otot, tulang, dan sendi
  • Kuku tangan dan kuku kaki menjadi kering dan berwarna kuning pucat cenderung kehitaman.
  • Reaksi alergi. Dokter memberikan obat anti alergi selama kemoterapi berlangsung hingga beberapa hari setelahnya.
  • Rentan terhadap infeksi
  • Sariawan, sekeliling lidah menjadi berwarna hitam.

Sumber:  dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi.

Sharing is caring


1 thought on “Kemoterapi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!